Zhengzhou, Beritaapm.com – BYD resmi menghadirkan Sirkuit All-Terrain, sebuah fasilitas pengujian sekaligus edukasi publik yang memungkinkan pengunjung merasakan langsung performa mobil listrik di berbagai kondisi ekstrem.
Sirkuit yang diresmikan pada Agustus 2025 itu berdiri di atas lahan seluas 198.700 meter persegi.
Di dalamnya tersedia beragam lintasan yang mensimulasikan tantangan dunia nyata, mulai dari tanjakan curam, permukaan licin, lintasan berbatu, hingga rintangan off-road.
Seluruh area dirancang untuk menguji sistem penggerak listrik, kontrol elektronik, serta manajemen energi kendaraan BYD secara komprehensif.
Tidak hanya sebagai pusat riset, fasilitas ini juga dibuka untuk publik dan media.
Sejumlah jurnalis serta content creator otomotif diajak merasakan langsung kemampuan teknologi BYD di berbagai zona pengujian.
“Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou kami rancang sebagai ruang pengalaman agar masyarakat bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana teknologi NEV bekerja dalam berbagai skenario berkendara, dari kondisi ekstrem hingga penggunaan sehari-hari. Inovasi bukan hanya soal performa, tetapi juga aksesibilitas dan manfaat nyata bagi pengguna,” ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Beragam Zona Pengujian, dari Licin hingga Off-Road
Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou menjadi sirkuit all-terrain khusus NEV pertama di Tiongkok.
Di dalamnya terdapat berbagai zona pengalaman, antara lain Low-Friction Ring, Intelligent Parking, Kick-Plate, Dynamic Paddock, Race Track, Off-Road Park, Indoor Sand Dune, Wading Pool, hingga simulasi Megawatt Flash Charging.
Salah satu zona yang paling menarik perhatian adalah Low-Friction Ring, lintasan melingkar berdiameter 44 meter yang dirancang menyerupai permukaan es.
Lintasan ini tersusun dari 30.000 balok basalt dengan lapisan air setebal 3 milimeter. Di sini pengunjung dapat merasakan bagaimana sistem kontrol elektronik menjaga stabilitas kendaraan saat traksi sangat minim, termasuk saat melakukan manuver ekstrem seperti drifting.
BYD juga mendemonstrasikan teknologi e3 Platform pada model DENZA Z9 GT.
Sistem tiga motor independen ini memungkinkan distribusi torsi yang presisi ke setiap roda.
Teknologi tersebut mendukung fitur manuver unik seperti Compass Turn dan Crab Walk, yang memudahkan kendaraan bermanuver di ruang sempit atau saat menghindari rintangan.
Pada zona Intelligent Parking, teknologi parkir otonom ditampilkan melalui model DENZA N9.
Pengemudi cukup berhenti di depan slot parkir, keluar dari kendaraan, dan sistem akan memarkir mobil secara otomatis dengan presisi tinggi.
Sementara itu, zona Kick-Plate mensimulasikan gangguan mendadak pada roda untuk menguji respons sistem stabilitas kendaraan.
Lintasan licin dan pelat bergerak memberikan sensasi kendaraan tergeser secara tiba-tiba, lalu dikoreksi otomatis oleh sistem elektronik dalam hitungan detik.
Uji Performa dan Tantangan Medan Ekstrem

Pengunjung juga dapat merasakan karakter performa kendaraan NEV di zona Race Track.
Lintasan sepanjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan dan trek lurus 550 meter ini dirancang untuk mengeksplorasi akselerasi, handling, serta stabilitas kendaraan pada kecepatan tinggi.
Untuk pengujian medan berat, tersedia Off-Road Park dengan 27 skenario lintasan.
Salah satu rintangannya memiliki kemiringan hingga 42 derajat, memperlihatkan kemampuan distribusi torsi dan kestabilan kendaraan listrik saat menghadapi medan ekstrem.
Zona lain yang tak kalah menarik adalah Indoor Sand Dune, lintasan pasir dalam ruangan dengan perbedaan ketinggian hingga 29,6 meter dan kemiringan 28 derajat.
Area ini dibangun dari 6.200 ton pasir dan bahkan tercatat dalam Guinness World Records sebagai tanjakan pasir buatan terbesar untuk pengujian kendaraan.
BYD juga menghadirkan Wading Pool, lintasan genangan air sepanjang 70 meter untuk menguji ketahanan sistem kelistrikan.
Pada zona ini, pengunjung dapat menyaksikan kemampuan YANGWANG U8 melintasi air dengan dukungan platform e⁴.
Tak ketinggalan, tersedia Camping Area yang menampilkan penggunaan kendaraan listrik dalam konteks gaya hidup, sekaligus memperlihatkan fleksibilitas NEV untuk aktivitas rekreasi.
Pengisian Super Cepat dan Relevansi untuk Indonesia
Salah satu sorotan teknologi lainnya adalah Megawatt Flash Charging, sistem pengisian ultra-cepat dengan output di atas 1.000 kW.
Teknologi ini diklaim mampu mengisi baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit, dengan tambahan jarak tempuh hingga 400 kilometer.
Menurut Eagle Zhao, seluruh teknologi yang diuji di sirkuit ini relevan untuk pasar global, termasuk Indonesia yang memiliki karakter jalan dan kondisi geografis beragam.
“Melalui sirkuit ini, kami menunjukkan bagaimana teknologi inti BYD bekerja secara terintegrasi dan adaptif. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan pasar seperti Indonesia yang memiliki tantangan jalan, iklim, dan mobilitas yang berbeda-beda,” ujarnya.
Selain Zhengzhou dan Hefei, BYD juga berencana membuka sirkuit all-terrain baru di Shaoxing.
Area off-road di lokasi tersebut akan mencakup sekitar 2.000 acre dan berada di ketinggian sekitar 500 meter, menghadirkan karakter medan yang berbeda.
BYD juga menggandeng Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) melalui program New Track Scheme untuk memperluas budaya motorsport, dengan target menjangkau satu juta peserta dan membina 100 pembalap profesional.
Ke depan, jaringan sirkuit all-terrain ini tidak hanya menjadi fasilitas uji coba, tetapi juga platform edukasi dan pengembangan teknologi kendaraan listrik yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.
