Jakarta, beritaapm.com – PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali memperluas pilihan di segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC) dengan menghadirkan Honda Brio Satya S CVT.

Varian baru ini menyasar konsumen yang menginginkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis, namun tetap berada di level harga yang terjangkau.

Selama ini, minat pasar terhadap mobil matik terus meningkat, terutama di kota-kota besar yang identik dengan lalu lintas padat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Honda membawa teknologi Continuously Variable Transmission (CVT) ke Brio Satya, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai mobil LCGC bertransmisi manual.

CVT pada Brio Satya S menawarkan karakter berkendara yang lebih halus karena tidak memiliki perpindahan gigi konvensional.

Akselerasi terasa lebih mulus, nyaman untuk stop and go, sekaligus tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Teknologi ini juga sudah digunakan Honda di berbagai model pada segmen di atasnya, sehingga soal keandalan dan durability sudah teruji.

Dari sisi performa, Brio Satya S CVT mengandalkan mesin 1.200 cc 4-silinder yang menghasilkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm.

Kombinasi mesin dan CVT tersebut membuat mobil ini tetap responsif untuk kebutuhan harian, baik saat digunakan di dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.

Menariknya, Honda tetap mempertahankan kelengkapan fitur yang ada pada Brio Satya varian S sebelumnya.

Penyegaran juga terlihat dari desain velg serta penggunaan material yang memberikan kesan modern sekaligus fungsional, tanpa mengorbankan karakter LCGC yang praktis dan ekonomis.

Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menyampaikan bahwa kehadiran varian ini menjadi bagian dari strategi Honda untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

“Penambahan varian Brio Satya S CVT merupakan langkah kami untuk memberikan pilihan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Melalui varian ini, kami menghadirkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis yang tetap efisien, terjangkau, dan fun to drive, tanpa mengorbankan value yang menjadi kekuatan utama Honda Brio,” ujar Billy.

Sebagai salah satu tulang punggung penjualan Honda di Indonesia, Brio sudah lama dikenal sebagai mobil pertama bagi banyak konsumen.

Desain yang stylish, konsumsi bahan bakar yang irit, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau menjadi daya tarik utamanya.

Kini, dengan hadirnya Brio Satya S CVT, konsumen yang ingin naik ke mobil matik di segmen LCGC memiliki opsi baru yang lebih praktis dan modern.

Varian ini dipasarkan dengan harga Rp 183.500.000* (OTR), sekaligus melengkapi lini Brio agar semakin kompetitif di pasar.