Jakarta, beritaapm.com – JAECOO menegaskan bahwa JAECOO J5 EV dirancang untuk mendukung perjalanan jarak menengah hingga jauh dengan daya jelajah hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC.
Angka tersebut dinilai cukup untuk menempuh sejumlah rute utama mudik di Pulau Jawa.
Rute Jakarta–Semarang via Tol Trans Jawa dengan jarak sekitar 445 kilometer, misalnya, secara teoritis dapat dilalui tanpa perlu pengisian ulang.
Sementara rute Jakarta–Yogyakarta sejauh kurang lebih 560 kilometer diperkirakan membutuhkan satu kali pengisian daya di rest area.
Adapun Surabaya–Banyuwangi dengan jarak sekitar 300 kilometer masih berada dalam rentang aman sekali pengisian penuh.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyatakan bahwa kondisi mudik memiliki karakteristik berbeda dibanding penggunaan harian.
Menurutnya, kendaraan yang terisi penuh penumpang dan barang, kemacetan panjang, serta penggunaan AC dan fitur hiburan dalam waktu lama dapat memengaruhi konsumsi energi baterai.
Karena itu, perencanaan perjalanan menjadi faktor penting dalam penggunaan kendaraan listrik untuk jarak jauh.
Secara teknis, JAECOO J5 EV dibekali baterai berkapasitas 60,9 kWh. Pabrikan mengklaim pengujian internal di Indonesia menunjukkan potensi jarak tempuh hingga 534,1 kilometer dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, pengguna tetap disarankan memperhitungkan gaya berkendara, kondisi lalu lintas, serta memetakan lokasi SPKLU sebelum perjalanan.
Dari sisi spesifikasi, SUV listrik ini memiliki ground clearance 200 mm dan baterai dengan standar perlindungan IP68.
Kendaraan juga dilengkapi 17 fitur ADAS serta kamera 540 derajat untuk menunjang keselamatan dan visibilitas saat berkendara.
Untuk menunjang perjalanan jarak jauh, kabin J5 EV menawarkan kapasitas bagasi 480 liter yang dapat diperluas hingga 1.180 liter.
Tersedia pula front trunk 35 liter serta berbagai kompartemen penyimpanan tambahan.
Fitur pendukung lain mencakup dual zone climate control, ventilated seats di baris depan, hingga pengisian daya nirkabel 50W.
Di sisi layanan purna jual, JAECOO menyiapkan 14 Dealer Siaga di jalur utama mudik dengan layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing dan dukungan teknis.
Saat ini jaringan dealer telah beroperasi di 25 titik di Indonesia dan ditargetkan mencapai 80 dealer hingga akhir 2026.
Berdasarkan data wholesales Januari 2026 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, JAECOO J5 EV mencatat distribusi 1.942 unit dan menjadi SUV listrik terlaris pada periode tersebut.
Capaian ini turut membawa JAECOO masuk dalam sembilan besar merek mobil nasional dari sisi distribusi.
Dengan klaim daya jelajah dan dukungan jaringan layanan yang terus berkembang, JAECOO memposisikan J5 EV sebagai opsi kendaraan listrik untuk kebutuhan perjalanan mudik jarak jauh.
Namun, efektivitas penggunaan tetap bergantung pada perencanaan rute dan manajemen daya selama perjalanan.
