Jakarta, beritaapm.com – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akan kembali digelar pada 30 Juli–9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, ajang ini mencatatkan sejarah sebagai pameran dengan jumlah merek terbanyak sepanjang penyelenggaraannya.
Memasuki edisi ke-33, GIIAS tahun ini tidak hanya memperbesar skala pameran, tetapi juga mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pasar sekaligus basis produksi otomotif yang diperhitungkan di tingkat global.
Industri Otomotif Menguat, GIIAS Jadi Momentum
Kinerja industri otomotif Indonesia sepanjang 2026 menunjukkan tren positif.
Data Gaikindo mencatat penjualan domestik Januari–Mei mencapai 436.564 unit, tumbuh 15,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tak hanya pasar dalam negeri, kinerja ekspor juga meningkat. Hingga Juni 2026, ekspor mobil mencapai 251.705 unit, naik 7,7% secara tahunan.
Sementara sektor komponen mencatat lonjakan signifikan hingga 112,9%, dengan total pengiriman lebih dari 25 juta pieces ke berbagai negara.
Pertumbuhan ini turut didukung produksi kendaraan roda empat yang naik sekitar 14% secara tahunan pada kuartal pertama 2026.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menilai capaian tersebut menjadi fondasi kuat penyelenggaraan GIIAS tahun ini.
Menurutnya, kehadiran lebih banyak merek menjadi sinyal kepercayaan global terhadap industri otomotif Indonesia.
Lebih dari 65 Merek, Paling Lengkap Sepanjang Sejarah
GIIAS 2026 akan diisi lebih dari 65 merek dari berbagai segmen, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, hingga karoseri dan industri pendukung.
Sebanyak 43 merek mobil penumpang dipastikan hadir, termasuk pemain global seperti Toyota, BMW, Mercedes-Benz, Hyundai, BYD, hingga merek-merek baru dari China dan Eropa.
Di sektor kendaraan komersial, nama-nama seperti Isuzu, Hino, Mitsubishi Fuso, hingga UD Trucks akan meramaikan pameran.
Sementara itu, 13 merek sepeda motor dan lima karoseri nasional juga turut ambil bagian.
Menariknya, tahun ini terdapat 10 merek baru yang впервые bergabung, memperkaya pilihan teknologi dan model kendaraan yang ditampilkan.
Banyak Peluncuran Mobil Baru dan Kendaraan Konsep
Penyelenggara memastikan GIIAS 2026 akan kembali menjadi panggung utama peluncuran kendaraan baru.
Sejumlah merek dikabarkan akan menghadirkan:
- World premiere dan regional launch
- Mobil listrik terbaru
- Kendaraan konsep (concept car)
- Teknologi masa depan otomotif
Untuk mendukung pengalaman pengunjung, area test drive dan test ride juga diperluas agar masyarakat bisa langsung mencoba kendaraan terbaru.
Industri Pendukung Ikut Tumbuh
Tak hanya kendaraan, lebih dari 150 merek industri pendukung akan hadir, mencakup:
- Ban dan pelumas
- Aksesoris dan audio
- Kaca film
- Produk aftermarket lainnya
Hal ini menjadikan GIIAS sebagai salah satu pameran otomotif paling lengkap, mencakup seluruh rantai industri dalam satu lokasi.
Tiket Diskon 25%, Bisa Dibeli Online
Pengunjung bisa memanfaatkan program presale tiket diskon 25% yang mulai dibuka 13 Juli 2026 melalui aplikasi Auto360.
Harga tiket menjadi:
Weekday: Rp37.500 (normal Rp50.000)
Weekend: Rp75.000 (normal Rp100.000)
Didukung Ekosistem Finansial dan Sponsor Besar
GIIAS 2026 kembali mendapat dukungan dari Astra Financial melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) sebagai Platinum Financial Partner.
Selain itu, sejumlah sponsor besar seperti Pertamina, PLN Mobile, OLXmobbi, hingga berbagai brand lifestyle turut meramaikan gelaran tahun ini.
GIIAS The Series 2026 Sambangi 5 Kota
Setelah BSD, rangkaian GIIAS akan berlanjut ke berbagai kota besar:
- Surabaya: 26–30 Agustus 2026
- Bandung: 9–13 September 2026
- Semarang: 30 September–4 Oktober 2026
- Makassar: 28 Oktober–1 November 2026
- Bali pada Januari 2027.
Dengan jumlah merek terbanyak, dukungan industri yang kuat, serta deretan peluncuran kendaraan baru, GIIAS 2026 bukan sekadar pameran, tetapi menjadi indikator penting arah perkembangan otomotif Indonesia ke depan.
Ajang ini sekaligus mempertegas bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar potensial, tetapi juga pemain kunci dalam ekosistem industri otomotif global.
