Bali, beritaapm.com – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali memperkuat dukungannya terhadap pendidikan vokasi di Indonesia lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun fiskal 2025. Kali ini, bantuan diberikan kepada Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali untuk menunjang kebutuhan praktik mahasiswa.

Dalam program tersebut, Hino menyerahkan satu unit truk Hino 300 lengkap dengan komponen utama mesin tipe 5C, mulai dari cylinder block, cylinder head, connecting rod, camshaft hingga crankshaft.

Perangkat ini nantinya digunakan sebagai sarana pembelajaran langsung agar mahasiswa bisa memahami teknologi kendaraan secara lebih aplikatif.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMMI, Hiroshi Terawaki, kepada Direktur Poltrada Bali, Firga Ariani, disaksikan perwakilan Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan melalui Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo.

Menurut Terawaki, kolaborasi industri dengan dunia pendidikan menjadi kunci agar lulusan vokasi siap terjun ke dunia kerja.

Ia menilai fasilitas praktik yang memadai membuat mahasiswa lebih cepat memahami teknologi kendaraan yang digunakan di industri transportasi saat ini.

Hino sendiri berharap Poltrada Bali dapat terus mencetak lulusan kompeten yang mampu mendukung perkembangan sektor transportasi nasional.

Di sisi lain, Bambang Siswoyo menilai keterlibatan industri dalam pendidikan vokasi menjadi faktor penting agar proses pembelajaran selalu relevan dengan perkembangan teknologi.

Dengan adanya kendaraan dan komponen praktik langsung dari industri, mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih realistis.

Pihaknya menambahkan, penguatan pendidikan berbasis industri akan terus didorong seiring perkembangan teknologi transportasi, digitalisasi, efisiensi energi, hingga aspek keselamatan kendaraan dan logistik di masa depan.

Program CSR ini juga melanjutkan kontribusi HMMI sebelumnya di Bali yang telah memberikan simulator transmisi serta komponen mesin kepada Universitas Udayana sebagai sarana praktik mahasiswa.

Dengan dukungan fasilitas dari industri, diharapkan kampus vokasi mampu mencetak tenaga kerja transportasi yang semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.