Tangerang, beritaapm.com – Subaru Indonesia akhirnya resmi membawa The All-New Subaru Outback generasi ketujuh ke publik Tanah Air lewat ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian SUV flagship terbaru dari Subaru ini.

Peluncuran yang berlangsung di booth Subaru Hall 2A, ICE BSD City ini sekaligus menegaskan keseriusan Subaru dalam menggarap pasar SUV premium di Indonesia, khususnya untuk konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna dengan karakter adventure.

Outback sendiri bukan nama baru. Model ini pertama kali hadir pada 1994 sebagai crossover berbasis Legacy.

Namun seiring waktu, Subaru terus mengembangkan DNA Outback hingga kini memasuki generasi ketujuh yang disebut-sebut sebagai transformasi paling besar sepanjang sejarahnya.

Berbeda dari generasi sebelumnya, Outback terbaru kini tampil sebagai SUV yang lebih “utuh”.

Platform dan pengembangannya sejak awal difokuskan sebagai SUV, bukan lagi sekadar turunan wagon.

Hasilnya terlihat dari desain yang lebih kekar, posisi berkendara yang lebih tinggi, serta peningkatan visibilitas untuk pengemudi.

Tak hanya soal tampilan, Subaru juga mengklaim peningkatan signifikan dari sisi kapabilitas.

Outback terbaru dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari penggunaan harian di kota hingga perjalanan jarak jauh ke medan yang lebih menantang seperti pegunungan atau jalur non-aspal ringan.

Secara filosofi, Subaru tetap mempertahankan identitas khasnya melalui tema #EveryRoadFeelsLikeHome.

“Indonesia menjadi pasar pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan generasi ketujuh Subaru Outback. Ini merupakan langkah penting bagi kami untuk memperkenalkan evolusi terbaru dari SUV flagship Subaru kepada konsumen di sini,” ujar Edward Kencono, Executive General Manager Subaru Indonesia.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Outback kini mencoba menjawab kebutuhan konsumen modern yang menginginkan kendaraan multifungsi nyaman untuk harian, tapi tetap siap diajak bertualang.