Banyuwangi, beritaapm.com – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama mitra diler resminya, PT Indomobil Prima Niaga (IPN), meresmikan fasilitas baru di Banyuwangi sebagai upaya mendekatkan layanan purna jual ke konsumen sektor logistik dan transportasi.
Diler yang berlokasi di Jalan Raya Jember KM 7 ini berdiri di atas lahan sekitar 3.300 meter persegi dengan bangunan seluas 1.152 meter persegi.
Fasilitasnya mengusung konsep 3S (sales, service, spare parts) dan dilengkapi empat service bay untuk menangani perawatan serta perbaikan kendaraan niaga.
Langkah ini mencerminkan strategi Hino yang semakin menitikberatkan pada layanan purna jual, bukan sekadar penjualan unit.
Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, menegaskan bahwa keberlangsungan operasional armada pelanggan menjadi prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya aktivitas distribusi barang.
“Penjualan hanyalah awal. Yang lebih penting adalah memastikan kendaraan pelanggan tetap produktif melalui dukungan servis, ketersediaan suku cadang, dan teknisi yang siap membantu,” ujarnya.
Banyuwangi dinilai memiliki posisi strategis sebagai simpul logistik yang menghubungkan Jawa dan Bali.
Aktivitas sektor pariwisata, pertanian, hingga perdagangan yang terus tumbuh mendorong tingginya mobilitas kendaraan niaga di wilayah ini.
Kondisi tersebut berimplikasi langsung pada meningkatnya kebutuhan layanan purna jual yang cepat dan efisien.
Tanpa dukungan servis yang memadai, potensi downtime kendaraan bisa berdampak pada biaya operasional yang lebih tinggi bagi pelaku usaha.
Hadirnya diler baru ini diharapkan memangkas waktu tempuh pelanggan untuk servis berkala maupun perbaikan, yang sebelumnya harus dilakukan di kota lain.
Selain itu, ketersediaan suku cadang di lokasi juga menjadi faktor krusial dalam menjaga performa armada.
CEO IPN, Iwan Gunarso, menyebut Banyuwangi sebagai pasar potensial yang belum sepenuhnya terlayani optimal dari sisi layanan otomotif niaga.
“Permintaan kendaraan niaga di sini terus tumbuh, tapi yang tidak kalah penting adalah memastikan layanan purna jualnya siap. Itu yang ingin kami jawab lewat fasilitas ini,” katanya.
Ekspansi jaringan seperti ini juga tidak lepas dari persaingan ketat di segmen kendaraan niaga.
Selain harga dan spesifikasi produk, layanan aftersales kini menjadi faktor penentu loyalitas pelanggan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku industri logistik cenderung memilih merek yang mampu menjamin ketersediaan suku cadang dan kecepatan servis.
Hal ini membuat produsen seperti Hino harus agresif memperluas jaringan diler, terutama di wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Konsistensi kualitas layanan di setiap diler, kesiapan teknisi, hingga manajemen stok suku cadang menjadi faktor yang akan menentukan apakah ekspansi ini benar-benar berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Peresmian diler Banyuwangi juga dimanfaatkan Hino untuk mempererat hubungan dengan konsumen melalui kegiatan gathering, sekaligus memperkenalkan program penjualan dan layanan terbaru.
Dengan tambahan fasilitas ini, Hino memperkuat posisinya di Jawa Timur wilayah yang menjadi salah satu tulang punggung distribusi nasional.
Ke depan, ekspansi serupa diperkirakan masih akan berlanjut, mengikuti pertumbuhan sektor logistik dan kebutuhan armada niaga di Indonesia.
