Mandalika, beritaapm.com – Geely mulai memanaskan pasar SUV kompak di Indonesia lewat kehadiran Coolray di Mandalika International Circuit, Lombok.

Dalam agenda bertajuk “Geely Refining Tomorrow” pada 20 Juli 2026, brand asal Tiongkok ini tak hanya memamerkan unit standar, tapi juga membawa versi balap langsung dari China.

Langkah ini jelas bukan sekadar pamer produk. Geely ingin menegaskan positioning Coolray sebagai SUV kompak bermesin bensin (ICE) yang mengusung karakter sporty bukan cuma dari tampilan, tapi juga dari performa di lintasan.

Di atas kertas, Geely Coolray dibekali mesin 1.5L turbo yang dipasangkan dengan transmisi 7-percepatan dual-clutch (7DCT).

Outputnya cukup agresif di kelasnya: 174 PS dan torsi 290 Nm. Kombinasi ini membuat akselerasi terasa responsif, sementara handling diklaim tetap stabil saat diajak bermanuver cepat.

Pengujian di Mandalika menjadi panggung penting untuk menunjukkan hal tersebut.

Dengan karakter sirkuit yang teknis, Coolray diuji bukan hanya dari sisi kecepatan, tetapi juga kelincahan dan kestabilannya dalam kondisi ekstrem sesuatu yang jarang diperlihatkan pada peluncuran SUV kompak.

“Geely Coolray kami hadirkan untuk konsumen yang mencari performa, kenyamanan, dan keamanan dalam satu paket. Mandalika menjadi tempat yang tepat untuk menunjukkan karakter sporty dan dinamis mobil ini,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Yang menarik, Geely juga membawa dua unit balap Coolray dari Tiongkok.

Unit ini menggunakan setup khusus yang sebelumnya dipakai di Tianfu International Circuit, Chengdu.

Kehadiran mobil balap ini menjadi bukti bahwa basis platform Coolray memang dirancang dengan DNA performa.

Tak hanya dipajang, unit tersebut juga digunakan untuk aksi drifting di sirkuit bersama Fitra Eri dan Ziko Harnadi.

Aksi ini memperlihatkan bagaimana mobil tetap responsif dan terkendali saat dipaksa bekerja di limitnya.

Secara visual, versi balap ini juga tampil lebih agresif dengan penggunaan velg aftermarket HSR Wheel BOB VLF40 dan Wasile JA209 berukuran 17 inci.

Setup ini memberi stance yang lebih lebar sekaligus memperkuat aura sporty.

Masuknya Geely Coolray ke Indonesia juga jadi sinyal bahwa segmen SUV kompak bermesin bensin masih punya pasar, di tengah gempuran mobil listrik.

Geely tampaknya ingin menawarkan alternatif bagi konsumen yang masih mengutamakan sensasi berkendara konvensional, tapi dengan sentuhan teknologi modern.

Sayangnya, Geely belum membuka harga resmi Coolray untuk pasar Indonesia.

Banderolnya baru akan diumumkan dalam ajang GIIAS 2026 yang kemungkinan besar akan jadi penentu apakah SUV ini bisa benar-benar kompetitif di segmennya atau sekadar jadi pemain pelengkap.

Dengan positioning sporty, spesifikasi yang cukup menjanjikan, dan strategi peluncuran yang cukup agresif, Coolray berpotensi jadi salah satu penantang serius di kelas SUV kompak.

Tinggal menunggu, apakah harganya nanti sepadan dengan hype yang sudah dibangun sejak awal.