Jakarta, beritaapm.com – BYD Group menggandeng dua klub elite Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City, dalam kemitraan strategis yang menggabungkan dunia otomotif, teknologi, dan olahraga.
Langkah ini bukan sekadar branding biasa.
BYD memanfaatkan popularitas sepak bola sebagai medium untuk mendekatkan teknologi kendaraan listrik dan mobilitas berkelanjutan ke audiens yang lebih luas terutama generasi muda dan pasar global.
Kemitraan dengan PSG resmi diumumkan setelah klub asal Prancis itu menutup musim 2025–2026 dengan prestasi gemilang, termasuk mempertahankan gelar Liga Champions.
Dalam kerja sama berdurasi tiga tahun hingga 2029, BYD didapuk sebagai Official Automotive Partner PSG.
Kolaborasi ini akan diisi berbagai aktivitas, mulai dari kampanye global, konten eksklusif bersama tim pria dan wanita PSG, hingga pengalaman interaktif bagi fans di berbagai negara.
Tak hanya itu, BYD juga akan menyuplai kendaraan, termasuk lini premium DENZA, untuk mendukung mobilitas operasional klub.
Secara strategis, langkah ini membuka akses BYD ke basis penggemar PSG yang masif di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia pasar yang juga menjadi target ekspansi kendaraan listrik mereka.
Sebelum menggandeng PSG, BYD lebih dulu menjalin kerja sama dengan Manchester City pada Februari 2026.
Dalam kemitraan ini, pendekatan yang diambil lebih teknis dan terintegrasi.
BYD tidak hanya menyediakan kendaraan listrik, tetapi juga menghadirkan infrastruktur pendukung seperti sistem pengisian daya dan penyimpanan energi berbasis baterai di fasilitas latihan City Football Academy.
Branding BYD juga muncul di berbagai aset klub, termasuk area stadion Etihad dan perlengkapan latihan tim utama.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa BYD tidak sekadar “menempel” di dunia olahraga, tetapi mulai masuk ke ranah ekosistem energi dan operasional klub secara langsung.
Masuknya BYD ke sepak bola Eropa bukan langkah tiba-tiba.
Sebelumnya, mereka sudah aktif di panggung internasional sebagai partner UEFA EURO 2024 dan UEFA U-21 Championship 2025.
Pendekatan ini memperlihatkan strategi marketing yang cukup matang yakni menggabungkan exposure global dengan edukasi pasar soal kendaraan listrik.
Dengan kata lain, stadion menjadi etalase baru bagi teknologi otomotif.
