Tangerang, beritaapm.com – LEPAS tampaknya tak ingin terjebak dalam perang angka di segmen mobil listrik. Lewat LEX Platform yang jadi basis E4 EV, pabrikan ini mencoba mengalihkan fokus ke hal yang lebih krusial yaitu bagaimana teknologi benar-benar terasa di balik kemudi, bukan sekadar deretan spesifikasi di atas kertas.
Melalui pengembangan LEX Platform, LEPAS hadir dengan pendekatan yang disebut “Four More” yaitu More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Efficient.
Menurut Lalu Indra Wirabhakti, Product Manager LEPAS Indonesia, teknologi seharusnya tidak berhenti di spesifikasi.
“Pada akhirnya, teknologi harus bisa memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Karena itu LEX Platform kami rancang untuk meningkatkan kenyamanan, baik saat aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga,” ujarnya.
Berbeda dengan fitur yang bisa langsung dilihat, platform justru bekerja di balik layar.
Mulai dari respon mobil di jalan, kenyamanan kabin, hingga efisiensi energi semuanya ditentukan dari sini.
Di LEPAS E4 EV, hasilnya cukup terasa. Kabin dirancang lebih fungsional dengan kapasitas bagasi hingga 1.334 liter, ditambah 35 liter ruang di bagian depan (frunk), serta total 33 kompartemen penyimpanan. Artinya, mobil ini tidak hanya untuk mobilitas, tapi juga mendukung gaya hidup pengguna yang aktif.
Untuk urusan handling, LEPAS mengandalkan kombinasi suspensi MacPherson di depan dan multi-link di belakang, yang diklaim mampu memberikan stabilitas lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Setelan sasis juga dibuat lebih presisi untuk menjaga kenyamanan, baik bagi pengemudi maupun penumpang.
Aspek kenyamanan lain datang dari peningkatan kualitas NVH (Noise, Vibration, and Harshness).
Getaran dan suara dari jalan berhasil ditekan, membuat kabin terasa lebih senyap cocok untuk perjalanan jauh maupun sekadar menikmati musik di dalam mobil.
Di balik performanya, LEPAS menyematkan sistem penggerak 12-in-1 Integrated Electric Motor.
Sistem ini menggabungkan berbagai komponen menjadi satu unit yang lebih ringkas dan efisien.
Hasilnya, motor listrik mampu menghasilkan tenaga 160 kW dan torsi 275 Nm, dengan efisiensi mencapai 90,8%.
Angka ini cukup menjanjikan untuk memberikan akselerasi responsif tanpa mengorbankan konsumsi energi.
Dalam kondisi penuh, LEPAS E4 EV diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 600 km (berdasarkan standar CLTC).
Sementara untuk pengisian daya, dukungan DC fast charging hingga 130 kW memungkinkan baterai terisi dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 20 menit.
Menariknya, platform ini juga dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi jalan di Indonesia.
Salah satunya lewat kemampuan melibas genangan air (wading depth) hingga 525 mm fitur yang relevan saat musim hujan.
Selain itu, tersedia juga fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW, yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik eksternal.
Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti camping atau kebutuhan listrik darurat di luar ruangan.
Di sektor keselamatan, LEPAS E4 EV dibangun dengan struktur bodi yang mengandung 74% high-strength steel.
Mobil ini juga dilengkapi 18 fitur ADAS, 6 airbag, serta baterai dengan sertifikasi IP68 dan IPX9K.
LEPAS juga mengklaim kendaraan ini dirancang mengikuti standar pengujian Global NCAP, sebagai upaya memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna.
Bagi yang penasaran, LEPAS membuka kesempatan bagi pengunjung untuk melihat dan mencoba langsung E4 EV di ajang GIIAS 2026.
Selain itu, model lain seperti LEPAS L8 PHEV juga turut dipamerkan di Booth LEPAS, Hall 9.
Melalui sesi test drive, pengunjung bisa merasakan langsung bagaimana konsep “Four More” bekerja di kondisi nyata membuktikan bahwa teknologi kendaraan listrik saat ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi pengalaman yang benar-benar bisa dirasakan di setiap perjalanan.
