Jakarta, beritaapm.com – PT BYD Motor Indonesia memperluas program sosial “Small Steps for Tomorrow” dengan skema baru setiap kendaraan yang terjual akan dikonversi menjadi bantuan untuk kebutuhan sekolah.

Langkah ini diumumkan bersamaan dengan peluncuran model terbaru BYD M6 DM di Indonesia.

Program tersebut dijalankan bersama platform donasi BenihBaik dan menargetkan ekspansi ke 45 kota di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga dampak sosial.

“Setiap kendaraan yang terjual akan menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Program “Small Steps for Tomorrow” sebelumnya telah berjalan dalam beberapa minggu terakhir dengan menyalurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah kepada pelajar di 12 sekolah.

Distribusi dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi, Bogor, Depok, Serang, Semarang, Kediri, Bali, dan Lampung.

Kick-off program dilaksanakan di SDN 03 Pondok Petir, Depok, dan dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, serta perwakilan pemerintah daerah dan mitra kolaborasi.

Secara global, BYD mengalokasikan dana pendidikan sebesar RMB 3 miliar atau sekitar Rp 7,9 triliun pada 2024 untuk mendukung universitas dan institusi sains di Tiongkok.

Perusahaan juga menjalankan berbagai program pengembangan talenta, termasuk pendidikan formal dan dukungan olahraga.

Di Indonesia, selain program pendidikan, BYD juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti bantuan bencana, penanaman mangrove, dan edukasi teknologi kendaraan listrik melalui program kampus.

Head of Public and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, menyebut pendekatan ini sebagai upaya memperluas kontribusi perusahaan di luar sektor otomotif.

“Kami ingin memastikan kehadiran BYD tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Hingga Mei 2026, BYD mencatat penjualan global lebih dari 16,5 juta kendaraan energi baru di 121 negara.

Di Indonesia, lebih dari 91.000 unit telah dikirim ke konsumen, menjadikan perusahaan sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan kendaraan elektrifikasi nasional.

Dengan skema baru ini, pertumbuhan penjualan kendaraan BYD akan berjalan seiring dengan peningkatan kontribusi di sektor pendidikan.