Tangerang, beritaapm.com – Bersamaan dengan gelaran GIIAS 2026, BYD membawa pembaruan pada lini MPV andalannya, BYD M6.
M6 kini hadir dalam dua pilihan yakni full listrik (EV) dan hybrid plug-in berbasis Dual Mode (DM).
Segmen MPV sendiri masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional, dengan kontribusi lebih dari 30%.
M6 EV Dapat Upgrade, Jarak Tempuh Tembus 450 Km
Model ini kini dibekali baterai 58 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 450 km.
Untuk ukuran MPV listrik di kelas harga menengah, angka ini cukup kompetitif.
Dari sisi performa, tenaga mencapai 150 kW dengan torsi 310 Nm, dan akselerasi 0–100 km/jam diklaim tembus 7,9 detik.
BYD juga menyematkan beberapa pembaruan fitur seperti panel instrumen full digital 10,25 inci dan sistem transmisi column shifter untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Yang menarik, M6 EV ini diproduksi lokal di Indonesia langkah yang biasanya berdampak pada efisiensi harga dan suplai unit.
Harga yang ditawarkan untuk varian Standard ada di angka Rp 395 juta.
M6 DM: Jalan Tengah Buat yang Belum Siap Full EV
Selain versi listrik murni, BYD juga membawa M6 DM model dengan teknologi Dual Mode yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin.
Konsepnya “electric-first”, di mana mobil berjalan dengan tenaga listrik terlebih dahulu, lalu mesin bensin akan aktif saat dibutuhkan, terutama untuk efisiensi atau jarak jauh.
Strategi ini jelas menyasar konsumen yang masih punya kekhawatiran soal infrastruktur charging atau jarak tempuh.
Dengan DM, pengguna bisa tetap merasakan sensasi berkendara listrik tanpa anxiety soal baterai habis di perjalanan.
BYD bahkan mengemas teknologi ini dengan istilah GASS (Gesit, Adaptif, Senyap, Super Irit), meski di lapangan tentu masih perlu pembuktian lebih jauh soal efisiensi riil dan durability.
Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi BYD. Dalam enam bulan pertama 2026, BYD bersama sub-brand DENZA mencatat penjualan lebih dari 26.000 unit dengan pangsa sekitar 35% di segmen NEV nasional.
Menariknya, BYD juga mengklaim sudah mengantongi lebih dari 4.000 pesanan untuk M6 DM.
Dari sisi jaringan, BYD sudah memiliki lebih dari 100 titik layanan di berbagai wilayah.
Ini penting, mengingat salah satu tantangan terbesar mobil listrik di Indonesia bukan hanya produk, tapi juga ekosistem aftersales dan infrastruktur.
GIIAS Jadi Panggung Edukasi Teknologi
Di GIIAS 2026, BYD tidak hanya jualan produk, tapi juga mencoba mengedukasi pasar.
Mereka menghadirkan berbagai display teknologi seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, hingga simulator berkendara untuk teknologi DM.
Pengunjung juga bisa langsung test drive M6 EV dan M6 DM untuk merasakan perbedaan karakter keduanya.
Selain itu, BYD juga membawa penyegaran pada model lain seperti Seal dan Sealion 7 dengan warna baru Lavender Grey.
