Jakarta, beritaapm.com – PT Federal International Finance (FIFGROUP) menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,88 miliar kepada 524 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2026.

Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor informal yang masih kesulitan menjangkau layanan keuangan formal.

Skema yang ditawarkan tergolong tidak biasa di industri pembiayaan, yakni tanpa bunga.

FIFGROUP menilai pendekatan ini dapat menjadi solusi atas hambatan klasik UMKM, mulai dari keterbatasan agunan hingga minimnya kelengkapan administrasi.

Namun, perusahaan tidak hanya mengandalkan penyaluran dana.

Program ini juga dibarengi pembinaan usaha, termasuk pelatihan manajemen, pendampingan bisnis, serta akses ke pasar yang lebih luas.

Direktur FIFGROUP, Esther Sri Harjati, menyebut UMKM memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi nasional.

Meski demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha yang belum mampu berkembang optimal karena keterbatasan akses pembiayaan.

Sejumlah hasil mulai terlihat dari program tersebut. Beberapa UMKM binaan dilaporkan berhasil meningkatkan skala usaha dan beralih ke pembiayaan komersial dengan plafon lebih besar melalui layanan FINATRA.

Program dana bergulir ini sendiri telah berjalan sejak 2016. Hingga akhir 2025, total penyaluran mencapai lebih dari Rp11,2 miliar dengan jumlah penerima manfaat mencapai 3.295 UMKM.

Pada 2026, jumlah penerima meningkat tipis sekitar 2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Nilai dana yang disalurkan juga naik sekitar 5 persen, menandakan ekspansi program masih berlangsung meski bertahap.

Meski demikian, efektivitas program ini tetap akan bergantung pada keberlanjutan pendampingan dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan daya saing.

Tanpa peningkatan kapasitas usaha, bantuan modal berisiko hanya menjadi solusi jangka pendek.

FIFGROUP menargetkan seluruh cabangnya di Indonesia terlibat dalam distribusi program ini, dengan harapan penyaluran dana dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang belum tersentuh pembiayaan formal.