Tangerang, beritaapm.com – Geely Auto Indonesia bersama HSR Wheel menghadirkan EX2 dengan sentuhan modifikasi bergaya retro-futuristik.

Ubahan tersebut membuat tampilan mobil listrik ini terlihat lebih ekspresif, sekaligus memperkuat karakter desainnya yang memang kompak dan playful.

Konsep ini menarik karena modifikasi yang ditampilkan tidak sekadar mengejar tampilan.

Pemilihan velg dan ban tetap mempertahankan proporsi kendaraan agar karakter EX2 sebagai mobil listrik perkotaan tidak hilang.

“Respons positif dari automotive enthusiasts terhadap Geely EX2 menjadi salah satu alasan kami menghadirkan kolaborasi ini bersama HSR Wheel,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Menurutnya, EX2 dirancang untuk memberi ruang bagi pemiliknya dalam mengeksplorasi gaya personal tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun kepraktisan kendaraan.

Unit Geely EX2 berkelir Comet Gray yang dipajang di GIIAS 2026 mendapatkan kombinasi velg HSR Boafeo dan HSR Aerotech berukuran ring 16.

Bagian yang paling mencuri perhatian adalah desain aerodisc pada HSR Aerotech.

Gaya retro-motorsport dipadukan dengan sentuhan futuristis sehingga tampilan EX2 terlihat berbeda dari versi standarnya.

Konsep tersebut juga mengambil inspirasi dari kebutuhan efisiensi aerodinamika.

Hasilnya, elemen roda tidak hanya menjadi aksesori pemanis, tetapi ikut membentuk identitas visual mobil secara keseluruhan.

Velg tersebut kemudian dipadukan dengan ban Accelera Eco Plush berukuran 205/60 R16 99V XL.

Kombinasi ini diklaim dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan, stabilitas, dan tingkat kebisingan saat digunakan sehari-hari.

Dari sisi visual, penggunaan ukuran tersebut juga membuat proporsi bodi EX2 tetap terlihat seimbang.

Bagi Geely, kolaborasi dengan HSR Wheel sekaligus menjadi gambaran bahwa mobil listrik mulai memiliki ruang yang lebih luas dalam kultur modifikasi otomotif di Indonesia.

Konsumen tidak lagi hanya melihat EV dari sisi efisiensi dan teknologi. Tampilan serta karakter personal kendaraan juga mulai menjadi bagian dari pertimbangan.

Meski demikian, Geely menekankan bahwa personalisasi tetap perlu memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, serta fungsi kendaraan.

Di tengah pameran GIIAS 2026, Geely juga membawa kabar terkait permintaan terhadap EX2 di Indonesia.

Geely menyebut EX2 telah menjadi small EV terlaris di dunia pada periode Januari 2025 hingga Juni 2026, dengan penjualan global mencapai lebih dari 550.000 unit.

Di Indonesia, EX2 disebut menjadi model Geely dengan penjualan tertinggi.

Hingga saat ini, lebih dari 6.500 konsumen telah mempercayakan mobilitasnya kepada EX2.

Untuk mengejar permintaan tersebut, Geely berencana menggandakan produksi EX2 di Indonesia.

Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mempercepat proses pengiriman kendaraan kepada konsumen.

Saat ini, lebih dari 2.000 unit EX2 disebut telah tersedia dan siap dikirim.

Dengan demikian, kehadiran EX2 di GIIAS 2026 bukan hanya soal memamerkan mobil listrik dengan tampilan yang sudah dimodifikasi.

Geely juga ingin menunjukkan bahwa small EV bisa masuk ke ranah lifestyle dan personalisasi, tanpa harus kehilangan fungsi utamanya sebagai kendaraan untuk mobilitas perkotaan.