Karawang, beritaapm.com – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatat produksi kumulatif 300.000 unit kendaraan dari fasilitas Isuzu Karawang Plant (IKP), Jawa Barat.
Pencapaian ini diraih dalam kurun waktu sekitar 10 tahun sejak pabrik tersebut mulai beroperasi pada 2015.
Presiden Direktur IAMI, Masayasu Hideshima, mengatakan capaian ini menandai penguatan peran Indonesia dalam jaringan produksi global Isuzu, khususnya untuk segmen kendaraan komersial.
“Pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global dan menjadi bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia,” ujar Hideshima dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2026).
IKP saat ini memproduksi sejumlah model kendaraan niaga, seperti Isuzu ELF, Isuzu GIGA, dan Isuzu Traga. Selain itu, fasilitas ini juga merakit produk UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer untuk pasar domestik.
Dari sisi industri, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang dicapai menunjukkan kontribusi terhadap penguatan rantai pasok lokal.
Isuzu Traga mencatat TKDN sebesar 46,45 persen, diikuti Isuzu GIGA 38,07 persen dan Isuzu ELF sebesar 33,04 persen.
IAMI menyebut, aktivitas produksi di pabrik Karawang turut menyerap ratusan tenaga kerja serta melibatkan vendor lokal dalam penyediaan komponen.
Keterlibatan ini dinilai mendorong transfer teknologi dan peningkatan standar manufaktur dalam negeri.
Tak hanya untuk pasar domestik, Isuzu Karawang Plant juga berfungsi sebagai basis ekspor.
Sejak 2019, kendaraan produksi lokal telah dikirim ke sekitar 25 negara tujuan, termasuk Jepang, Filipina, Afrika Selatan, dan Panama.
Ekspansi ekspor ini menjadi indikator daya saing produk kendaraan niaga buatan Indonesia di pasar global, di tengah persaingan dengan produsen dari negara lain di segmen yang sama.
Ke depan, IAMI menyatakan akan terus meningkatkan kualitas produksi dan menyesuaikan pengembangan produk dengan kebutuhan pasar, termasuk menghadapi regulasi emisi yang semakin ketat.
Pencapaian 300.000 unit ini sekaligus menegaskan posisi Isuzu Karawang Plant sebagai salah satu basis produksi kendaraan komersial di Indonesia, dengan peran ganda sebagai penopang pasar domestik dan kontributor ekspor.
