Jakarta, beritaapm.com – VinFast merek kendaraan listrik asal Vietnam menggandeng Gowa Motor Group untuk mengembangkan jaringan dealer di berbagai wilayah Tanah Air.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua perusahaan pada 18 Agustus 2026.
Dalam kesepakatan awal ini, VinFast dan Gowa Motor Group berencana membentuk perusahaan patungan atau joint venture yang akan menangani pengembangan jaringan dealer VinFast.
Melalui kerja sama tersebut, sedikitnya 30 showroom dan pusat layanan VinFast ditargetkan hadir di Indonesia.
Bagi VinFast, ekspansi jaringan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik nasional.
Selain memperluas titik penjualan, jaringan tersebut juga akan mencakup layanan purnajual, perawatan kendaraan, hingga layanan pelanggan.
Saat ini VinFast mengklaim telah mengoperasikan lebih dari 40 showroom di Indonesia.
Jumlah tersebut masih akan ditambah secara agresif, dengan target lebih dari 150 showroom baru dalam beberapa tahun mendatang.
Masuknya Gowa Motor Group sebagai mitra menjadi bagian dari strategi VinFast untuk menggandeng perusahaan lokal dalam mempercepat ekspansi jaringan.
Gowa Motor Group sendiri memiliki pengalaman di industri otomotif, mulai dari distribusi dan operasional dealer hingga bisnis kendaraan penumpang dan kendaraan komersial.
Pengalaman tersebut dinilai dapat membantu VinFast memahami karakter pasar otomotif di berbagai daerah Indonesia.
CEO VinFast Southeast Asia, Antonio Zara, mengatakan kombinasi teknologi dan ekosistem kendaraan listrik VinFast dengan pengalaman Gowa Motor Group di pasar lokal menjadi modal penting untuk memperluas bisnis.
“Perpaduan antara kapabilitas pengembangan produk VinFast, teknologi canggih, dan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif dengan keahlian Gowa Motor Group dalam memahami pasar lokal, jaringan otomotif, serta pengalaman operasional akan menjadi fondasi yang kuat untuk memperluas kehadiran VinFast di Indonesia,” ujar Antonio.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk membuat akses konsumen terhadap kendaraan listrik VinFast dan layanan purnajual menjadi lebih mudah.
Sementara itu, Komisaris Gowa Motor Group, Sadikin Aksa, melihat pasar kendaraan listrik Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.
Ia menilai kemitraan dengan VinFast tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap kendaraan listrik dan layanan pendukungnya.
“Dengan memanfaatkan pengalaman kami dalam menangani berbagai merek otomotif serta jaringan yang telah kami bangun di Indonesia, Gowa Motor Group menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan VinFast,” kata Sadikin.
Ekspansi dealer ini melengkapi strategi VinFast membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Selain jaringan penjualan dan layanan, VinFast sebelumnya juga mengembangkan sejumlah elemen pendukung, termasuk infrastruktur pengisian daya melalui V-Green, layanan ride-hailing kendaraan listrik Green SM, kerja sama dengan lembaga keuangan dan perbankan, serta jaringan bengkel resmi.
VinFast juga telah memulai operasional fasilitas manufakturnya di Subang, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas produksi tersebut menjadi bagian dari rencana jangka panjang perusahaan untuk memperkuat basis bisnisnya di Indonesia.
Dengan tambahan jaringan yang dikembangkan bersama Gowa Motor Group, VinFast kini tidak hanya mengejar pertumbuhan penjualan kendaraan listrik, tetapi juga memperbesar cakupan layanan setelah konsumen membeli mobil.
Bagi pasar otomotif Indonesia, langkah ini menunjukkan bahwa persaingan merek kendaraan listrik mulai bergeser. Bukan hanya soal produk dan harga, tetapi juga seberapa luas jaringan dealer, layanan purnajual, serta ekosistem yang mampu dibangun masing-masing merek.
