Jakarta, beritaapm.com – iCAR Indonesia mencatat hasil positif sepanjang GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026, lebih dari 50 ribu orang tercatat mengunjungi booth iCAR.
Tak hanya ramai pengunjung, iCAR juga mengantongi lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama sembilan hari pameran.
Angka tersebut menjadi sinyal awal bahwa produk kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) iCAR mulai mendapat perhatian konsumen Indonesia.
Dari total pemesanan tersebut, iCAR V23 menjadi model yang paling banyak diminati.
SUV listrik berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) ini menyumbang sekitar 60 persen dari total SPK, sedangkan 40 persen sisanya berasal dari iCAR V27.
V27 sendiri menjadi salah satu model yang mencuri perhatian di GIIAS 2026.
SUV ini diperkenalkan dengan teknologi Golden Range Extended Electric Vehicle (REEV), yang menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan kendaraan listrik murni.
Kehadiran V27 sekaligus melengkapi V23 dalam portofolio iCAR di Indonesia.
Dengan dua model yang menggunakan pendekatan elektrifikasi berbeda, iCAR mencoba menawarkan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen yang mulai beralih ke kendaraan berteknologi elektrifikasi.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan luar biasa yang diberikan masyarakat Indonesia selama GIIAS 2026. Dengan capaian lebih dari 1.000 SPK, hasil ini menunjukkan bahwa awareness dan penerimaan terhadap brand iCAR terus berkembang positif di Indonesia,” ujar Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia.
Menurut Marshall, antusiasme terhadap V23 yang sudah lebih dikenal konsumen, ditambah respons terhadap V27, menjadi modal bagi iCAR untuk mengembangkan bisnisnya di pasar Indonesia.
Selain transaksi, aktivitas test drive juga menjadi salah satu magnet booth iCAR selama pameran.
Pengunjung bisa mencoba langsung karakter berkendara produk-produk iCAR sekaligus melihat teknologi yang ditawarkan.
Konsep booth dengan tema “Classic Never Fades” turut menjadi bagian dari strategi iCAR dalam memperkenalkan identitas mereknya.
Desain tersebut dipadukan dengan display kendaraan, teknologi kendaraan energi baru, serta berbagai aktivitas selama pameran.
GIIAS 2026 juga menjadi kesempatan bagi iCAR untuk memperkenalkan dua karakter elektrifikasi sekaligus.
V23 hadir sebagai kendaraan listrik murni atau BEV, sementara V27 mengandalkan teknologi REEV.
Konsumen kini tidak hanya memiliki pilihan mobil berbahan bakar bensin atau mobil listrik murni, tetapi juga teknologi lain yang menawarkan cara berbeda dalam penggunaan energi.
Ke depan, iCAR menyatakan akan memperluas portofolio produknya sekaligus memperkuat pengalaman kepemilikan konsumen. Pengembangan jaringan dan layanan purna jual juga menjadi bagian dari langkah tersebut.
“Kami akan terus memperluas portofolio New Energy Vehicle di Indonesia sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan, baik melalui pengembangan produk, perluasan jaringan, maupun layanan purna jual,” tutup Marshall.
